PANCA JIWA MANUSIA

by admin
0 comment

Setahun ini
Saya bersyukur
Bisa berinteraksi
Dengan Kyai dan Pondok Pesantren
Dalam Rangka Kerja Bersama
Membangun Kekuatan Ekonomi
Kemandirian Ekonomi Pondok
Dalam Rangka Gerakan makanan halal

Saya menyaksikan langsung
Bagaimana para Kyai Muda Berjuang merintis pondok pesantren dan merelakan diri hidup di lahan kosong tanpa penghuni
Layaknya tinggal di Tengah Hutan

Namun
Saya juga menyaksikan
Bagaimana pondok itu bertumbuh dan berkembang pesat dengan Nama Besar Kyai dan Pondoknya…
Dan tentunya dengan jiwa besarnya
Dan saya mendapatkan cerita dan kisah bagaimana pondok itu dirintis.
Perjuanganya
Tantanganya
Cobaanya
Deraian air mata yg tak menetes
Bahkan harus bertaruh nyawa….

🌷
Kemudian ada yg menggelitik batin saya

Apakah yg membuat Kyai ini
Bertahan dan Berkomitmen
Bahkan Pantang menyerah dalam perjuangan pondok
Dan sangat peduli dan cibta kepada para santrinya.

Kekuatan apa yg menjadi ruh pendorong yg melandasi para Kyai ini.

Yang saya pahami…
Setidaknya ada 5 jiwa
Yg sering di sebut Panca Jiwa
Yang mana ini menjadi motor penggerak perjuangan para kyai.

Dan ini akan saya jadikan pelajaran dalam bisnis saya.
Dan menjadi Value dalam Bisnis Saya sekarang dan akan datang…..

Karena dengan jiwa keiklasan
Akan tumbuh ketulusan dalam pelayanan…

1️⃣ JIWA KEIKHLASAN
Sepi ing pamrih rame ing gawe
yakni berbuat sesuatu bukan karena di dorong untuk mendapatkan keuntungan semata namun karena diniatkan hanya karena Alloh SWT.

Segala perbuatan semata mata untuk ibadah. Mengabdi kepada Allloh SWT.

Jiwa ini menciptakan kehidupan yang harmonis antara kyai yg disegani, keluarga kyai, ustad pengajar, dan dengan para santri yg taat, penuh cinta dan hormat.

Jiwa inilah yang membuat para santri senantiasa siap berjuang di Jalan Alloh.
Dimanapun dan Kapanpun.

🌷
Jika..
Sebuah bisnis ato perusahaan
Ato pekerjaan
Memiliki ruh dan jiwa
Selayaknya para kyai dan santri
Saya meyakini perusahaan itu akan bertumbuh dengan berkembang pesat…
Pekerja itubakan hebat

Motiv bisnis nya bukan semata karena faktor ekonomi saja
Namun ada motiv yg lain yakni tarbiyah dan dakwah.
Ada perjuangan karena Alloh yang melandasinya.

Bagaimana
Setiap insan di perusahaan
Baik owner, direktur, manager dan karyawan
Dengan jiwa keiklasanya
Akan menjadi great employee
Akan jadi pekerja dan pebisnis hebat.
Sesuai dengan kompetensinya.

Melayani konsumen, pelanggan dan mitra bisnis penuh dg keiklasan
Tidak hanya mengejar keuntungan semata.
Namun akan memperlakukan mereka dengan pelayanan prima yg terbaik.
Produk yg dihasilkanpun
Produk yg berkwalitas dan bisa di pertanggungjawabkan kepada manusia dan Alloh SWT.
Tak akan melakukan tipu2
Yang sifatnya keuntungan jangka pendek.

2️⃣ JIWA KESEDERHANAAN

Kehidupan yang sederhana tentunya sangat erat kaitanya dengan pondok pesantren.

Kehidupan santri yang tentram bersahaja tentunya jauh dengan kata berlebihan, dan mubazir.

Sederhana tidak berarti pasif
Hanya menerima keadaan begitu saja
Tidak juga berarti punya jiwa miskin dan melarat.
Sederhana bukan berarti miskin, tapi sederhana adalah sesuai kebutuhan.

Justru dalam jiwa kesederhanaan itu terdapat nilai nilai dan kekuatan.
Kesanggupan
Ketabahan
Struggle
Penguasaan diri dalam menghadapi perjuangan hidup

Bagaimana tatkala merintis mendirikan pondok bersedia menempuh jalan berliku dan terjal.
Siap menerima keadaan apa saja
Tanpa berkeluh kesah

Yg saya pahami
Ini juga tak lepas dari suritauladan terbaik kita.
Bagaimana tatkala Rosululloh sebagai seorang pedagang dan pebisnis.
Rosullulloh berlimpah harta
Maharnya saja 20 ekor unta ketika menikahi bunda khadijah
Sangat kaya raya di masanya
Dengan jiwa kesederhanaan
Kemampuan duniawi digunakan dan diperuntukan di jalan perjuangan.
Bagaimana kuda tunggangan rosululloh adalah kuda terbaik di jamanya…
Iti adalah sarana untuk memenangkan peperangan.

Bagaimana Baju Rosulullah
Berlapis dengan bahan terbaik
Sebagai syariat pertahanan dirinya
Kemampuan duniawi atas dirinya digunakan di jalan dakwah dan perjuangan

🌷
Bagi siapapun
Yang berkecimpung dalam dunia kerja dan Bisnis.

Jiwa kesederhanaan
Ini akan menjadi Ruh
Penjaga eksistensi Sebuah Perusahaan

Karena bekerja ato berbinis
Orientasi bukan menikmati hasil kerja kerasnya di dunia
Namun untuk persiapan kelak di kehidupan akherat nanti.

Karena bicara harta akan diminta pertanggungjawaban
Darimana dan untuk apa
Kehati hatian dalam mendapatkanya
Dan selektif dalam menggunakanya adalah cermin atas jiwa kesederhanaan.
Itu yang saya pahami.

Jika kita berhasil dan diberikan amanah mengelola rejeki di dunia prinsip2 jiwa keserhanaan ini akan menjadi benteng bagi kita untuk tidak bertindak diluar batas.
Contohnya berfoya foya, menghambur hamburkan kekayaan untuk keperluan yg tidak penting dan mendesak.
Yang mengarah ke mubadzir dan mudharat.

Apakah sederhana tidak boleh kaya
Tentu saja tidak

Karena kekayaan itu adalah amanah
Yang harus dicarikan cara supaya bisa di bawa mati.
Tentunya dengan syariat dan tuntunya.

Jika Oligarki menganggap harta milik raja dan bangsawan
Kaum Kapitalis menganggap harta milik pribadi ato keluarga
Sedangkan paham sosialis harta milik negara

Bagi Islam
Harta Adalah Milik Alloh
Jika berlebih dibagikan
Dengan Zakat, infaq dan sedekah.
Sedangkan aset di waqafkan

Jika ditinggal mati ada hukum waris yg mengaturnya.

Ini yg saya pahami….

Bekerja keras di dunia
Untuk Kehidupan akherat

MasIwanSusanto.com
OB Milenial

BERSAMBUNG

You may also like

Leave a Comment